Penemuan Planet Ke 9 Dalam Tata Surya

penemuan planet ke 9 dalam sistem tata surya

penemuan planet ke 9 dalam sistem tata surya

Poker Online Tournament – Penemuan planet ke 9 dalam tata surya diyakini benar –  benar ada oleh badan antariksa Amerika Serikat atau NASA dan mereka sekarang sedang berusaha untuk menemukannya. Planet misterius ini diduga berukuran 10x lebih besar dari bumi dan berada dalam kegelapan di ujung tata surya kita dari matahari. Planet raksasa ini diduga berjarak 20 kali jarak matahari ke neptunus. Meski hingga kini planet tersebut masih belum ditemukan, namun para astronom dari NASA telah berhasil menemukan sejumlah fitur dan fenomena unik di tata surya kita yang keberadaannya hanya bisa dijelaskan secara logis jika ada planet ke sembilan. Teori tentang keberadaan planet ke 9 ini sendiri diajukan oleh Para ilmuan Caltech pada tahun 2014 silam. Pada tahun 2016 Batygin dan rekannya Mike Brown juga dari caltech, para ilmuan tersebut menerbitkan sebuah penelitian tentang orbit –  orbit dari 6 objek berbeda di sabuk kuiper disebuah area mirip sabuk dan berisi objek – objek es yang membentang dari sisi luar neptunus hingga keluar dari tata surya kita.

Studi mereka menunjukkan bahwa objek – objek itu memiliki orbit berpola elips yang menghadap pada arah yang sama dan memiliki sudut kemiringan 30 derajat lebih rendah dari sudut kemiringan 8 planet lain di tata surya kita ketika bergerak mengitari bumi. Untuk meneliti lebih jauh prilaku ke 6 objek itu, Batygin dan yang lainnya mengembangkan sebuah model komputer yang bertugas membuat simulasi tata surya kita ditambah dengan planet ke 9. Hasilnya menunjukkan jika penemuan planet ke 9 dalam  tata surya ini benar ada maka seharusnya ada lebih banyak objek yang mengorbit dengan sudut kemiringan 90 derajat terhadap orbit dari 8 planet lain dalam tata surya kita. Para peneliti kemudian menunjukkan bahwa ada 5 objek ditata surya kita yang prilakunya sesuai dengan simulasi itu.

Sementara itu penelitian dari elizabeth baily pakar asro fisika caltech juga menunjukkan bahwa selama milyaran tahun planet ke 9 ini telah mempengaruhi sudut kemiringan orbit 8 planet lain di tata surya kita hingga 6 derajat jika dibandingkan dengan garis tengah matahari. Selain itu para ilmuan juga menjelaskan bahwa planet ke 9 ini penyebab objek – objek di sabuk kuiper bergerak dalam arah yang berlawanan dengan objek –  objek lain di tata surya kita. Rencananya Batygin akan menggunakan teleskop subaro di obsevatorium mounakea di hawai untuk menemukan planet ke 9 dan mengungkapkan asal usulnya.